Gema Ganeswara
ONGOING PROJECT
The Place Where Sunshine Doesn’t Exist, but Our Love Is Eternal
2023–Present
ONGOING PROJECT
The Place Where Sunshine Doesn’t Exist, but Our Love Is Eternal
2023–Present
EXHIBITIONS
Online Exhibition
2026 — Echoes
Cambridge Photography Gallery
https://www.cambridgephotographygallery.com/
Group Exhibitions
2026 — Anarchy II: Black & White Exhibition
Japan — Tokyo — Gallery Conceal
Italy — Sardinia — Spazio Holo
UK — Northampton — Photomafia Studios
France — Versailles — Carré 59 Versailles
2026 — Hungry Eyes Vol. II
GUP Magazine
Amsterdam, Netherlands
2025 — Ephemere Photo Fest
Gallery Conceal
Shibuya, Tokyo, Japan
2024 — Happening Happenstance
Tokyo, Japan
2024 — Kuningan Biennale
West Java, Indonesia
2023 — Familiar Stranger
Tokyo, Japan
2023 — Anarchy I
Tokyo, Japan
PUBLICATIONS
Photobooks & Photozines — Self-Published
27 (2024)
Ephemeral Passage Series (2025)
A Passing Glimpse · Elusive Journey · Strangely Familiar · Something Fragile Enough to Break, Yet Bold Enough to Stay
Eerie Lane (2025)
Seumpama Hari-Hari Esok (2026)
Born Into Tomorrow (2026)
Rasa Syukur dan Pertanyaan yang Terserak (2026)
Rainbow’s End (2026)
In collaboration with Baskara Puraga and Kurnia Ngayuga Wibowo
BOOK PARTICIPATION
Publications
Ephemere, Japan
Anarchy I · Anarchy II · Familiar Stranger · Happening Happenstance
Hungry Eyes Vol. II (2026)
GUP Magazine
Netherlands
Saya mengenal fotografi sejak SMA. Sejak kecil, saya telah memiliki ketertarikan terhadap dunia visual, meskipun saya tidak pernah merasa memiliki bakat yang istimewa dalam bidang tersebut. Fotografi kemudian menjadi satu-satunya bahasa rupa yang benar-benar saya kuasai.
Ketertarikan saya terhadap fotografi berangkat dari kemampuannya untuk membicarakan banyak hal. Bagi saya, sebuah fotografi tidak hanya berhenti pada apa yang tampak di dalam bingkai, tetapi juga membuka kemungkinan untuk membaca berbagai konteks yang berada di luar foto—berdasarkan apa yang hadir di dalamnya.
Kemungkinan tersebut secara inheren melekat pada praktik kesenian itu sendiri: kemampuan untuk membicarakan sesuatu yang tersirat, alih-alih sekadar menyampaikan apa yang tersurat. Melalui fotografi, saya menemukan ruang untuk menghadirkan makna yang tidak selalu dapat dijelaskan secara langsung, tetapi dapat dirasakan, dibaca, dan ditafsirkan.
Portofolio
Gambar 1080×1920, siap diunggah ke Instagram Story.
Bisa didatangi
ZEAL GALLERY. Mayang Catering, JL RE MARTADINATA (SEBRANG TAMAN CIPORANG DAN TEPAT SAMPING ALFAMARAT) KECAMATAN KUNINGAN, KELURAHAN CIPORANG
Tiap Hari
Jejaringnya
Yang bergaris putus-putus disebut di sini tapi belum punya halaman sendiri di Jangkar. Kalau kamu kenal salah satunya, kenalin ke sini.
Saya pernah mengerjakan berbagai jenis fotografi komersial, mulai dari fotografi pernikahan, produk, model, hingga dokumentasi acara pemerintahan dan kebudayaan. Beragam pengalaman tersebut memperluas cara saya melihat serta memahami kemungkinan-kemungkinan yang ada dalam fotografi.
Namun, saat ini saya memilih untuk memfokuskan praktik saya pada karya fotografi sebagai medium kesenian
Dikenalin oleh Ajay Ahdiyat.
Terakhir diperbarui 15 September 2026.
Mau memperbarui atau membetulkan halaman ini? Kabari kami lewat WhatsApp — nama dan alamat halamannya sudah otomatis terisi di pesannya.